Jumat, 19 Juni 2009

trik sulap ala joe sandy

MUNGKIN KALIAN SUDAH MENGENAL MASTER MENTALIST TAHUN 2009 YAITU JOE SANDY, JOE SANDY PERNAH BERMIMPI BAHWA SESUATU SAAT DIA AKAN MENJADI MASTER MENTALIST DAN DIA JUGA BERMIMPI DIA AKAN MEMBUAT SEBUAH FILM YANG BERJUDUL THE MASTER, JUGA PAK SUTARNO SAYA SANGAT SALUT DENGAN BELIAU KARNA BELIAU DAPAT MEMAJUKAN SULAP TRADISIONAL

1. CARA MENEBAK ANGKA PADA SULAP ADA RUMUS TERSENDIRI SEKARANG SAYA AKAN BERBAGI TRIK SULAP KEPADA SEMUA YANG MELIHAT BLOG SAYA.

MENEBAK ANGKA DALAM PIKIRAN ORANG:
SURUH SESEORANG MEMIKIRKAN SEBUAH ANGKA DAN SURUH DIA KALI 2, TAMBAH 5, KALI 5 DAN SURUH DIA UNTUK MEMBILANG BERAPA HASILNYA, ANGKA PALING KANAN DIBUANG TINGGAL ANGKA KIRI, ANGKA KIRI DIKURANG 2 CONTOH: 1X2+5X5=35,ANGKA 5 DIBUANG DAN TINGGAL ANGKA 3 ANGKA TIGA DIKURANG 2 JADI HASILNYA 1 DAN ANGKA YANG DIPIKIR ADALAH 1.

2. Ok, sekarang mau ngasih trik sulap matematika yg pernah ditampilkan oleh juara The Master 1, Joe Sandy.

SUDOKU GENIUS
Rumusnya:
8 11 B 1
A 2 7 12
3 D 9 6
10 5 4 C

Angka2 diatas adalah rumus tetap. Sedangkan variabel diatas dapat ditentukan dengan:
A= hasil-21
B= A+1
C= B+1
D=C+1

Misalnya hasil yg dicari 37, berarti A=16, B=17, C=18, D=19...
Nah kalo udah, tinggal di masukin aja...
Jadi:
8 11 17 1
16 2 7 12
3 19 9 6
10 5 4 18

Baik mendatar, menurun, diagonal, 4 kotak persegi, dan 4 kotak ditengah hasilnya sama. 37.
Nah, simple kan?
Trik diatas juga dapet dibolak balik. Misalnya variabelnya diganti menjadi -24, berarti angka2 lain tinggal masing2 ditambah 1. Asik kan?
selamat mencoba!

3. ADA JUGA SULAP KARTU INI DIA CARANYA:
Effects : Anda menunjukkan 5 kartu ke hadapan seorang sukarelawan, memintanya untuk memilih satu dari 5 kartu tersebut dalam hati. Anda memiliki lagi 2 kartu, dan untuk membaca kondisi psikologis penonton suruh ia memilih kartu yang kanan atau kiri. Anda mulai membaca pikiran sang penonton. Anda letakkan ke lima kartu tersebut di tangan penonton. Penonton menyebutkan kartunya, dan anda berhasil menebak dengan benar.

Prosedur :

- Siapkan 5 kartu dengan urutan King Hati, 4 Keriting, As Wajik, 7 Wajik, 9 Hati.

- Buat prediksi di dalam selembar amplop bertuliskan kartu ketiga (As Wajik), letakkan di tempat yang tidak terlihat atau menarik perhatian (misal di bawah taplak meja).

- Hafalkan urutan kelima kartu tersebut (untuk mempermudah, hafalkan nilainya saja, K4A79). Persiapkan juga kartu apapun bernilai 2 dan 4 (misal 2 hati dan 4 wajik).

- Tunjukkan kelima kartu tanpa mengubah urutannya ke seorang sukarelawan. Minta ia memilih satu kartu di dalam hati.

- Tanpa mengubah urutannya, tumpuk 5 kartu tersebut menjadi satu tumpukan, menghadap ke bawah. (dari atas : K Hati, 4 Keriting, As Wajik, 7 Wajik, 9 Hati)

- Suruh sukarelawan membuka satu tangannya. Letakkan kelima kartu di tangan sukarelawan.

- Katakan anda perlu membaca kondisi psikologis sang sukarelawan. Keluarkan kartu 2 hati dan 4 wajik dalam posisi tertutup, suruh sukarelawan memilih salah satu. Letakkan di depan sukarelawan tanpa membukanya.

-Suruh sang sukarelawan meletakkan satu tangan yang tidak memegang kartu ke atas 5 tumpukan kartu tersebut, dan berkonsentrasi memikirkan kartu pilihannya.

-Suruh ia membuka satu tangan di atas tumpukan kartu tersebut. Katakan, "Sadarkah bahwa sedari tadi saya telah memanipulasi pikiran anda sehingga anda memilih kartu tertentu?" Suruh sang sukarelawan menyebutkan kartu yang dipilihnya.

Di sinilah permainan dimulai :

Checklist Kondisi : Ada 5 kartu di tangan sukarelawan, 1 kartu tertutup di depan sukarelawan, dan amplop berisi prediksi di tempat yang tidak mencolok.

1. Jika ia menyebutkan King Hati (kartu paling atas), katakan bahwa anda tadi telah menyuruhnya berkonsentrasi meletakkan tangan di atas tumpukan kartu. Suruh ia membuka tumpukan kartu paling atas, tempat ia berkonsentrasi tadi. Pasti nilainya K Hati. Abaikan kartu yang tadi dipilih untuk memprediksi psikologi sukarelawan; abaikan juga prediksi anda.

2. Jika ia menyebutkan 4 keriting (kartu kedua), suruh ia membuka kartu di depannya yang digunakan untuk membaca psikologi sang sukarelawan. Jika kartunya 2 hati, suruh ia melihat kartu kedua dari atas. Jika kartunya 4 wajik, suruh ia melihat kartu keempat dari bawah. Pasti nilainya 4 keriting. Abaikan prediksi dalam amplop.

3. Jika ia menyebutkan As Wajik (kartu ketiga), katakan bahwa anda sudah menduganya dan memprediksinya sejak tadi. Keluarkan amplop anda, suruh sang sukarelawan membuka dan membaca kartu yang tertulis. Abaikan kartu di depan sukarelawan.

4. Jika ia menyebutkan 7 Wajik (kartu keempat), suruh ia membuka kartu di depannya yang digunakan untuk membaca psikologi sang sukarelawan. Jika kartunya 2 hati, suruh ia melihat kartu kedua dari bawah. Jika kartunya 4 wajik, suruh ia melihat kartu keempat dari atas. Pasti nilainya 7 wajik. Abaikan prediksi dalam amplop.

5. Jika ia menyebutkan 9 hati (kartu kelima), katakan bahwa kartu yang dipilih oleh sang penonton sangat dekat hubungannya dengan sang penonton, tidak hanya secara mental, tapi juga secara fisik. Oleh karena itu, suruh ia membalik kartu yang paling dekat dengan telapak tangannya. Nilainya pasti 9 hati. Abaikan prediksi dalam amplop dan kartu di depannya.

Catatan : Hanya boleh dilakukan satu kali dalam satu show, atau penonton akan menyadari rahasia trik ini.

4. Sulap Matematika (Menebak Tanggal Lahir)
Caranya ;

1. Mintalah ia mengalikan tanggal lahirnya dengan 5 (tanggal lahir dia X 5)

2. Hasilnya lalu ditambahkan dengan 6

3. Kemudian hasilnya dikalikan dengan 4

4. Hasilnya lalu ditambahkan dengan 9

5. Kemudian kali dengan 5

6. Hasilnya tambahkan dengan bulan kelahirannya (Januari=1 , February=2, Maret =3, dst)

7. Mintalah ia menyebutkan hasil akhirnya. 8. Anda menyebutkan tanggal lahir dan bulan kelahirannya.
Diagram proses:

Tanggal lahir x 5 = hasil + 6 = hasil x 4 = hasil + 9 = hasil x 5 = hasil + bulan lahir = Hasil akhir.
Kuncinya, Anda tinggal mengurangi hasil yang diberitahukan teman anda itu dengan angka kunci, yaitu 165 (hasil perhitungan – 165).

Dengan sedikit mimik muka dan menatap tajam mata teman Anda seolah-olah Anda membaca pikirannya, Anda dapat menyebutkan hasilnya dengan benar sesuai tanggal lahir teman anda.

Contoh: Tanggal lahir 10 Juli (Anda belum mengetahuinya) Yang dilakukan teman Anda ;

1) 10 x 5 = 50

2) 50 + 6 = 56

3) 56 x 4 = 224

4) 224 + 9 = 233

5) 233 x 5 = 1165

6) 1165 + 7 = 1172 (hasil inilah yang diminta oleh Anda untuk diberitahu) Sehingga dengan mengurangkan hasilnya dengan 165 akan didapat hasil = 1172 – 165 = 1007. 2 (dua) digit di depan merupakan tanggal lahir dan diikuti bulan lahir. Berarti dia dilahirkan tanggal 10 Juli.

Penting diketahui ; Ada tiga option yang harus dipilih:

1. Apabila teman anda cukup pandai dalam menghitung, maka suruh dia memegang kertas/buku beserta pulpen (untuk coret-coretan menghitung tentunya)

2. Apabila teman anda tidak cukup pandai dalam berhitung, maka suruhlah dia memegang kalkulator(untuk digunakan menghitung nanti tentunya)

3. Apabila teman anda tidak bisa berhitung sama sekali dan tidak bisa menggunakan kalkulator, jangan diteruskan permainan ini, soalnya nanti sia-sia saja.

5. Sulap Matematika: Menebak Angka Rahasia
Anda suruh penonton atau siapa saja memikirkan satu angka bebas (mulai dari 0 – tak terhingga). Lebih bagus kalau Penontonnya pake kalkulator. Mintalah dia menambahkan dengan Angka Rahasia tadi dengan 10, tambah lagi 34, kurangi 150, tambah lagi 55, atau berapalah terserah. Lalu Anda akan bisa menebak angka akhirnya. Bagaimana caranya?

1. Anda minta salah seorang penonton dengan menuliskan suatu Angka di kalkulator. Dan harus diberitahu bahwa angka tadi adalah Angka istemewa penonton tadi.
2. Lalu Anda minta tambahkan dengan 5, tambah lagi 6, tambah lagi 20, kurangi 12, kurangi dengan Angka Istimewa penonton tadi 3. Hasilnya adalah 19. Kok bisa? Berikut Penjelasnnya; Anggaplah angka penonton sebagai A.
A + B – A = B
B bisa diisi macem-macem.
Misalnya: (5+6+20) – 12 = 19.
Jadi yang Anda hitung adalah angka yang Anda sebutkan sendiri. Karena berapapun angka pilihan penonton nanti akan dikurangi lagi dengan angka yang sama.
Kombinasi:
Setelah mengurangi Angka penonton tadi, Anda bisa menggunakan operasi Perkalian dan Pembagian. Tapi, kalau belum dikurangi Angka Istimewa penonton, jangan pake operasi perkalian atau pembagian.

Kesimpulan: Kita tidak menebak Angka penonton, tapi kita menebak hasilnya saja. Penonton akan berpikir bahwa dengan menebak hasilnya kita juga tahu Angka penonton, inilah rahasianya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar